Nekad Jual Obat Terlarang, Pria Asal Kecamatan Anjatan Di Tangkap Polisi

ikainfoadmin

ANJATAN_ikainfo.com – Bulan puasa bukannya perbanyak ibadah, tapi pemuda asal Kecamatan Anjatan malah nekad jualan obat terlarang. Dia pun akhirnya mesti merasakan dinginnya lantai penjara. Itu setelah, pemuda berinisial RR (24) ini kena ringkus Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Indramayu.

Informasi dihimpun, RR diciduk dikediamannya pada Selasa (12/3/2024) sekitar pukul 14.00 WIB.

Saat diringkus tersangka tak berkutik. Dari tangannya, petugas menyita barang bukti obat keras sediaan farmasi tanpa izin edar mencapai 560 tablet.

Kapolres Indramayu, AKBP M Fahri Siregar melalui Kasat Res Narkoba Polres Indramayu, AKP Otong Jubaedi membenarkannya. RR ditangkap gegara tersangkut kasus tindak pidana penyalahgunaan obat keras sediaan farmasi tanpa izin edar serta tanpa keahlian dan kewenangan. 

“Betul. Telah diamankan tersangka berinisial RR. Pada saat ditangkap dan dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti sebanyak 560 tablet jenis Tramadol HCI dan satu unit handphone,” terang AKP Otong Jubaedi, didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Saefullah kepada wartawan, Rabu (13/3/2024).

Barang bukti tersebut telah diakui kepemilikannya oleh tersangka. Setelah dilakukan interogasi terhadap tersangka, diketahui bahwa obat-obatan tersebut didapat melalui pembelian melalui aplikasi online shop.

AKP Otong menegaskan bahwa penyalahgunaan obat keras merupakan tindakan yang melanggar hukum dan dapat merugikan kesehatan. 

Tersangka dijerat Pasal 435 dan/atau Pasal 436 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 Tentang Kesehatan.

Dalam kesempatan yang sama, pihaknya juga mengimbau agar para pemilik tempat hiburan, seperti karaoke dan sejenisnya, untuk tidak mengoperasikan tempat hiburan. Tidak mengedarkan, menjual, atau mengonsumsi minuman beralkohol atau miras, selama bulan suci Ramadan. 

“Kami berharap agar masyarakat dapat bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam upaya memerangi penyalahgunaan obat-obatan terlarang serta menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan sekitar. Dengan demikian, dapat tercipta lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga masyarakat,” tandasnya

Sumber: https://www.proinbar.com/2024/03/bulan-puasa-nekad-jualan-obat-terlarang.html?m=1

Also Read

Tags

Tinggalkan komentar

Ads - Before Footer